Bayi Sering Tertawa saat Tidur? Simak Penjelasannya

Bayi Sering Tertawa saat Tidur

Bunda, pernahkah melihat bayi kamu tertawa saat tidur? Atau justru Anda khawatir hal tersebut menjadi pertanda adanya masalah siklus tidur Si Kecil?

REM merupakan fase tidur yang sering menyebabkan seseorang mengalami mimpi pada tidurnya.

Rapid eye movement (REM)

Melansir laman WebMD, pada orang dewasa biasanya REM terjadi 90 menit setelah seseorang tertidur. Detak jantung serta pernapasan pun bertambah cepat, dan Anda akan mengalami mimpi yang intens selama fase tidur REM karena otak Anda lebih aktif. Namun REM pada bayi terjadi selama 30-50 menit setelah ia tidur.

Refleks alami bayi

Misalnya, banyak peneliti yang menemukan bahwa bayi akan mengejang atau tersenyum saat berada pada fase tidur aktif.

Saat bayi berada pada fase tidur aktif tersebut, tanpa sadar tubuhnya akan membuat suatu gerakan. Nah, pergerakan yang terjadi secara tanpa sadar itulah yang menyebabkan bayi bisa tersenyum atau tertawa ketika ia sedang tidur.

Kejang gelastik ini biasanya berlangsung sekitar 10 hingga 20 detik, dan biasanya terjadi saat bayi berusia sekitar 10 bulan.

Bila Moms menyadari bahwa hal tersebut sering terjadi pada bayi Anda sehingga membuatnya terbangun dari tidurnya dan disertai tatapan mata yang kosong, Moms perlu menanyakannya pada dokter.

Bayi memproses informasi dalam tidurnya

Pada beberapa bulan kehidupannya, bayi belajar untuk membuka matanya, tersenyum, tertawa, dan mempelajari bagaimana tubuh mereka bekerja, mereka selalu memproses informasi.

Namun saat tiba waktunya Si Kecil tidur, otaknya akan memproses informasi tersebut. Salah satu caranya adalah dengan tersenyum atau tertawa ketika ia tengah tertidur. Selama beberapa bulan perkembangannya, Si Kecil juga belajar banyak tentang emosi, yang bisa merujuk pada tawa atau tangisan.

Sehatmania.com merupakan situs berita yang mengulas tentang berita kesehatan, kecantikan, olahraga, gaya hidup di Indonesia.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *