Syarat dan Panduan Ibu Hamil Menjalani Isolasi Mandiri

Ada syarat dan panduan yang harus ibu hamil lakukan supaya tetap aman dan sehat selama isolasi mandiri. Tingginya resiko harus membuat ibu hamil berhati-hati dan melakukan isolasi mandiri bila perlu.

Prosedur Isolasi Mandiri untuk Ibu Hamil

 

Panduan Isolasi Mandiri Ibu Hamil

Untuk melaksanakan isolasi mandiri, ibu hamil harus memperhatikan kondisi janin dalam kandungan agar tetap sehat.

Berikut ini 6 ulasan panduan isolasi mandiri untuk ibu hamil yang aman:

1. Konsumsi makanan sehat

Dokter Caroline mengatakan, ibu hamil yang terpapar Covid-19 sebaiknya lebih menjaga pola makan. Selama menjalani isolasi mandiri, ibu hami dianjurkan untuk menerapkan pola makan sehat bergizi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, dan buah-buahan.

Makanan tersebut bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh mama. Sebaiknya hindari makanan olahan, fast food, atau makanan yang mengandung pengawet dan tinggi gula dan garam.

2. Minum air putih 2,5-3 liter

Ibu hamil dianjurkan memperbanyak minum air putih selama menjalani isolasi mandiri di rumah. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Namun, hindari mengonsumsi air putih di satu waktu karena bisa menyebabkan perut kembung.

3. Tidur cukup 8 jam per hari

Tips selanjutnya untuk ibu hamil yang sedang menjalani isolasi mandiri adalah istirahat cukup. Mama disarankan untuk tidur delapan jam sehari agar proses penyembuhan bisa semakin cepat.

Perubahan hormon dalam tubuh akibat kehamilan dan Covid-19 bisa membuat Mama mudah lelah di siang hari. Oleh karena itu, Mama diperbolehkan tidur siang ketika merasa lelah selama satu jam. Tubuh mama diharapkan bisa kembali bugar setelah tidur siang.

4. Olahraga ringan

Meski sedang terpapar Covid-19, Mama tetap harus rutin berolahraga. Mama bisa memilih olahraga dengan gerakan ringan seperti jalan santai di sekitar rumah di pagi hari.

Oleh karena itu, Mama bisa melakukan jalan santai di dalam rumah atau olahraga yoga khusus kehamilan. Selain bisa mempercepat proses kesembuhan dari Covid-19, yoga juga bisa memudahkan Mama menghadapi proses persalinan.

5. Berjemur di pagi hari

Kegiatan yang penting untuk dilakukan selama isolasi mandiri adalah berjemur di bawah sinar matahari pagi. Berjemur di bawah sinar matahari bisa membantu tubuh mendapatkan vitamin D yang bisa mempercepat proses kesembuhan dan menunjang tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Dokter Caroline menyarankan untuk berjemur di pagi hari selama 15 menit setiap pukul 07.00 sampai 08.00 WIB. Jangan lupa tetap memakai masker ketika harus berjemur di luar ruangan.

6. Konsumsi vitamin

Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi vitamin seperti vitamin C, vitamin D, dan vitamin E selama menjalani isolasi mandiri. Konsumsi vitamin harus dengan resep dokter. Hal ini

Ibu hamil diharuskan konsultasi ke dokter untuk menentukan vitamin yang tepat dan tidak membahayakan kesehatan janin.

Itulah beberapa panduan isolasi mandiri bagi ibu hamil. Terpenting adalah Mama rutin berkomunikasi dengan dokter tentang perkembangan kondisi kesehatan selama isolasi mandiri.

Ibu Hami Harus Menjalani Isolasi Mandiri

Selain itu, ibu hamil memiliki gejala Covid-19 dan sedang menunggu tes PCR atau hasil PCR harus melakukan isolasi mandiri.

Tidak semua ibu hamil bisa melakukan isolasi mandiri

Bila ingin melakukan isolasi mandiri, ibu hamil harus meminta izin dulu kepada dokter. Selain itu, Ibu hamil yang boleh melakukan isolasi mandiri adalah yang tidak memiliki gejala atau memiliki gejala ringan Covid-19.

Syarat berikutnya agar ibu hamil bisa isolasi mandiri adalah usia kehamilan kurang dari 37 Minggu. Setelah selesai, ibu hamil harus melakukan tes swab antigen atau PCR kembali. Selain itu, pantau juga laju napas.

Sehatmania.com merupakan situs berita yang mengulas tentang berita kesehatan, kecantikan, olahraga, gaya hidup di Indonesia.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *