Pertolongan Pertama kepada Orang Pingsan saat Olahraga

Pingsan saat Olahraga

Jika kamu memaksakan diri padahal kapasitas tubuh tak mampu melakukannya, salah satu masalah yang mungkin terjadi adalah pingsan saat olahraga.

Olahraga adalah kegiatan positif, yang terbukti dapat menyehatkan tubuh bagian luar dan dalam. Meski demikian, olahraga tetap tidak boleh dilakukan melebihi batasan kemampuan tubuh, agar tak malah kontraproduktif bagi kesehatan.

Tentu saja, pingsan saat olahraga bukanlah kondisi sepele. Keadaan tersebut mesti segera diatasi, agar orang yang pingsan tidak malah mengalami komplikasi yang mungkin dapat membahayakan keselamatannya.

Nah, jika secara kebetulan Anda menemukan rekan yang pingsan saat olahraga, hal yang bisa dilakukan sebagai tindakan pertolongan pertama untuknya adalah sebagai berikut:

1. Jangan Panik

Melihat orang yang pingsan di depan mata memang mengejutkan. Tapi, jangan sampai Anda langsung panik dan malah tak berbuat apa-apa.

Lebih baik sikapi dengan santai dan relaks. Cobalah untuk mendekati korban secara perlahan dan pastikan tubuhnya tidak berdarah akibat terbentur benda keras.

2. Bawa ke Tempat Teduh

Setelah memastikan tidak ada sesuatu yang gawat, cobalah untuk menggendong tubuh korban tempat yang lebih teduh, misalnya di bawah pohon. Hal ini untuk membantu korban mendapatkan cukup oksigen, karena suhu lingkungan yang lebih sejuk.

3. Beri Jalan Napas

Menurut dr. Reza Fahlevi, Sp.A, hal lain yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama untuk orang yang pingsan saat olahraga adalah dengan memberikan jalan napas.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan membuka kancing baju yang mungkin terlalu ketat pada bagian leher. Lepaskan juga aksesoris yang mungkin sedang dipakai, agar tidak ‘mencekik’ korban.

4. Jangan Berkerumun

“Pastikan orang-orang sekitar tidak berkerumun di dekat korban yang pingsan,” saran dr. Reza.

“Pasalnya, ketika banyak orang berkerumun, hal ini akan meningkatkan pasokan karbondioksida yang membuat korban jadi lebih sulit untuk bernapas,” sambungnya.

5. Cek Nadi dan Detak Jantung

Setelah memastikan tidak banyak orang yang berkerumun, cobalah untuk memeriksa detak jantung dan nadi korban.

Jika detak jantung dan nadinya masih sangat terasa, korban mungkin akan baik-baik saja. Dalam hal ini, cobalah untuk membangunkan korban dengan menepuk perlahan anggota tubuhnya.

Namun, jika detak jantung atau nadi tampak melemah, segera bawa korban ke IGD terdekat agar dapat segera ditangani.

6. Posisi Tidur Rata

Sambil menunggu pihak medis datang, baringkan korban dengan posisi tubuh yang rata.

“Biarkan korban tidur terlentang dengan posisi tubuh yang rata. Hal ini bertujuan agar aliran darah dan oksigen ke otak lebih lancar,” ujar dr. Reza.

Anda juga bisa memosisikan kaki korban lebih tinggi 30 centimeter dari dada. Tindakan ini bertujuan agar aliran darah bisa kembali ke otak dengan lebih optimal.

7. Berikan Air Putih

Jika tak ada tanda-tanda gawat darurat dan korban sudah setengah sadar, cobalah untuk memberikan segelas air putih atau teh manis kepadanya.

Tindakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kadar gula korban, sekaligus mengembalikan cairan yang hilang akibat dehidrasi.

8. Jangan Beri Wewangian

Pastikan tidak memaparkan wewangian kepada korban, sekalipun itu adalah aroma minyak kayu putih.

Faktanya, memaparkan wewangian apa pun kepada orang yang pingsan malah dapat mengganggu sirkulasi udara yang ia butuhkan agar kembali sadar.

Itulah beberapa pertolongan pertama pada orang yang pingsan saat olahraga. Jika Anda butuh pertolongan cepat dari pihak medis untuk penanganan orang pingsan, tak perlu sungkan untuk mengontak dokter.

Sumber: klikdokter.com

Sehatmania.com merupakan situs berita yang mengulas tentang berita kesehatan, kecantikan, olahraga, gaya hidup di Indonesia.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *